Lanjut ke konten

dsc_0003.jpg

Juni 15, 2013

Iklan

FOTO : KEGIATAN PKA/BAKSO FH UR 2012

September 12, 2012

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

KEGIATAN PKA/BAKSO FH UR 2012

September 12, 2012

PKA/BAKSO FH UR 2012 telah berakhir namun kebersamaan yang terjalin antara panitia dan peserta kian erat dengan rasa kekeluargaan. Diharapkan dengan berlangsungnya acara PKA/BAKSO ini para mahasiswa/i baru dapat mengenal lingkungan kampus. Pengenalan lingkungan kampus ini meliputi kegiatan akademik di Fakultas, pengenalan dosen – dosen dan para civitas akademika yang ada di fakultas serta menjalin kekerabatan antara mahasiswa baik antara angkatan 2012 maupun dengan mahasiswa angkatan sebelumnya.

Mahasiswa baru FH UR 2012 dalam mengikuti PKA /BAKSO 2012

MABA FH UR dengan atribut, hari ke -2 penyelenggaraan PKA/BAKSO 2012.

 

 

 

JADWAL KEGIATAN BAKSO (BAKAT, SENI DAN OLAHRAGA) MAHASISWA BARU FH UR 2012

September 1, 2012

Pelaksanaan Kegiatan Hari Pertama :         

Bentuk kegiatan         : Orientasi kampus

Waktu                             : 5 September 2012

Pelaksana                     : Panitia dosen dan pegawai serta dari 3 lembaga

(BEM, BLM,  Al- Mizan)

Sifat Kegiatan             : out Door

Tema                              : Etika dan Intelektual

No

Kegiatan

Materi

Penanggung Jawab

Pelaksana

1

7.30-8.00

Registrasi dan pembukaan Ketua Panitia Desi Anggraini, Wike Saputri

2

8.00-9.15

Perkenalan organisasi oleh BEM, Ketua BEM Pengurus BEM

3

9.15-9.30

Makan Snack Koordinator seksi konsumsi SIE konsumsi dibantu pengurus lembaga

4

9.30-10.15

Perkenalan organisasi oleh BLM Ketua BLM Pengurus BLM

5

10.15-11.00

Perkenalan organisasi oleh Al-Mizan Ketua Al-Mizan Pengurus Al-Mizan

6

11.00-12.00

Pembentukan karakter Ketua panitia BAKSO Internusa

7

12.00-13.00

ISHOMA Panitia BAKSO Derry Imanda Putra

8

13.00-16.30

SENI:Lomba Pidato

Seni Suara

Orasi Ilmiah

Pembacaan Puisi

Lomba Debat

Lomba Baca Al-Qur’an

Mukhlis, SH.,MH

Ulfia Hasanah, SH.,MH

Zulfikar Jayakusuma, SH.,MH

Widia Edorita, SH.,MH

Erdiansyah, SH.,MH

Ledy Diana, SH.,MH

Maryati Bachtiar, SH.,M.Kn

Riska Fitriani, SH.,MH

Junaidi, SH.,MH

Davit Ramadhan, SH.,MH

Abdul Ghafur, S.Ag

Mardalena,SH.,MH

Rizki Wandi

Gilang Yosse

M. Sadmi Al Qayum

Afrial Syarli

Bambang Priyanto

Fajri Yandi

 

 

Pelaksanaan Kegiatan Hari Kedua :

Bentuk kegiatan         : Orientasi kampus

Waktu                             : 6 September 2012

Pelaksana                     : Panitia dosen dan pegawai serta dari 3 lembaga

(BEM, BLM,  Al- Mizan)

Sifat Kegiatan             : out Door

Tema                              : Etika dan Intelektual

No

Kegiatan

Materi

Penanggung Jawab

Pelaksana

1

7.00-7.30 Registrasi, Pembagian Snack Ketua Panitia Desy Anggraeni, Wike Syahputri

2

7.30-9.00

Gotong Royong (Mahasiswa baru wajib membawa bunga dan peralatan goro) Ketua Panitia Pengurus BEM

3

9.00-9.15

Pembagian Snack Koordinator Seksi Konsumsi SIE konsumsi dibantu pengurus lembaga

4

9.15-12.00

Pertandingan VolleyPertandingan Mini Soccer

Pertandingan Basket

Pertandingan Takraw

Pertandingan Tenis Meja

Catur Cepat

Maria Maya Lestari,SH.,MHDasrol,SH.,MH

Syaifullah Yophi,SH.,MH

Erdiansyah,SH.,MH

Rahmat Hendra,SH.,M.Kn

Abdul Ghafur, S.Ag

 

Alfian HarrisFrans Bragent

Ade Ahmad

Rizki Anlafater

Vadly Hedi

Rahmat GM Manik

5

12.00-13.00

ISHOMA Panitia

6

13.00-15.00

LANJUTAN :Pertandingan Volley

Pertandingan Mini Soccer

Pertandingan Basket

Pertandingan Takraw

Pertandingan Tenis Meja

Catur Cepat

Maria Maya Lestari,SH.,MH

Dasrol,SH.,MH

Syaifullah Yophi,SH.,MH

Erdiansyah,SH.,MH

Rahmat Hendra,SH.,M.Kn

Abdul Ghafur, S.Ag

 

Alfian Harris

Frans Bragent

Ade Ahmad

Rizki Anlafater

Vadly Hedi

Rahmat GM Manik

7

15.00-16.30

Publik Speaking Panitia PKA Internusa

8

16.00-selesai

Pengumuman pemenang dan pembagian hadiah Ketua Panitia

KEGIATAN BAKAT, SENI, DAN OLAHRAGA (BAKSO) MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS RIAU TAHUN AJARAN 2012/2013

September 1, 2012

Bentuk Kegiatan :

  1. Orientasi Kampus
  2. Kegiatan Bakso

 

Waktu Pelaksanaan :

  1. 5 September 2012
  2. 6 September 2012

 

Aturan Kegiatan :

  1. Kegiatan wajib bagi semua mahasiswa baru angkatan 2012/2013;
  2. Mahasiswa mahasiswi baru wajib datang tepat waktu pukul 7.30 WIB;
  3. Pada waktu kegiatan mahasiswa baru (laki-laki) memotong rambut ukuran 3 2 1;
  4. Pada waktu kegiatan mahasiswa (perempuan) wajib menggunakan pita rambut berwarna hijau yang diikatkan 10 pada sisi kanan rambut dan 10 pada sisi kiri rambut. Bagi yang mengenakan jilbab, djepitkan kejilbabnya sebanyak 20 pita;
  5. Seragam yang digunakan :
    1. Hari Ke I     : Memakai kaos berwarna putih dan trening hitam
    2. Hari Ke II   : Memakai kaos berwarna hitam dan trening hitam
  6. Seluruh mahasiswa dan mahasiswi baru wajib mengenakan sepatu olahraga;
  7. Seluruh mahasiswa dan mahasiswi baru wajib menggunakan papan nama dari karton berwarna hijau, yang berisikan :
    1. Tampak depan       : Profesi yang diinginkan
    2. Tampak Belakang : Nama lengkap
  8. Seluruh mahasiswa dan mahasiswi baru wajib mengenakan kaos kali belang (sisi kiri dan kanannya berbeda) dengan panjangnya mencapai lutut;
  9. Seluruh mahasiswa dan mahasiswi baru wajib membawa tas yang terbuat dari karung beras dengan tali rapia berwarna hijau;
  10. Seluruh mahasiswa dan mahasiswi baru tidak dibenarkan membawa kendaraan ke areal kampus
  11. Seluruh mahasiswa dan mahasiswi baru wajib membawa :
    1. Roti bobo sebanyak 3 bungkus
    2. Telur rebus 2 butir
    3. Teh kotak sosro (siap minum)
    4. Aqua botol 1 botol (600 ml)
    5. Aqua gelas 1 buah
    6. Surat cinta + coklat silverqueen/cadburry + cap bibir (berlaku seluruhnya bagi perempuan & laki-laki)
  12. Sanksi yang akan dijatuhkan apabila tidak mematuhi peraturan :
    1. Apabila mahasiswa dan mahasiswi baru datang terlambat dari waktu yang telah ditetapkan :
      1. Terlambat 15 menit, jalan jongkok
      2. Terlambat 30 menit, jalan jongkok + buat sebuah karya ilmiah tentang hukum
      3. Apabila tidak membawa atribut yang diwajibkan untuk membawanya, akan dipisahkan dari barisan dan siap menerima hukuman apapun dari panitia mobile.

 

Panitia Mahasiswa :

  1. Panitia Mahasiswa terdiri dari :
    1. 50 BEM
    2. 30 BLM
    3. 20 Al-Mizan
    4. Seluruh panitia wajib datang pada jam 7.00 WIB dan diakhiri sampai jam 17.00 WIB;
    5. Apabila panitia datang terlambat, maka akan dikenakan sanksi sebagai berikut :
      1. Laki-laki            : Push Up sebanyak 20 kali per 15 menit
      2. Perempuan      : Lari keliling lapangan futsal 3 keliling per 15 menit
      3. Seluruh panitia dilarang merokok di areal kampus;
      4. Seluruh panitia wajib menggunakan almamater dan name tag;
      5. Seluruh panitia dilarang memanggil nama kepada panitia lain. Harus memanggil dengan sebutan kakak;
      6. Seluruh panitia dilarang melontarkan kata-kata yang tidak patut untuk diucapkan;
      7. Seluruh panitia harus berpakaian sopan;
      8. Seluruh panitia harus berpotongan rambut rapi.
      9. 450 mahasiswa dan mahasiswi baru dibagi menjadi 18 kelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 25 orang. Dibimbing oleh 3 orang kakak pembimbing (panitia);
      10. Bagi panitia yang tidak mengikuti aturan akan dikenakan sanksi sesuai dengan yang telah disepakati.

AGENDA : BUKA PUASA BERSAMA FH UR 2012

Juli 2, 2012

SUKSES ACARA DISKUSI PK FH UR 2012

Juni 26, 2012

 

Acara diskusi Pk yang digelar pada hari sabtu tanggal 23 Juni 2012 telah berjalan dengan lancar. Acara yang ditaja oleh Dinas Litbang BEM FH UR 2012 tersebut mengahadirkan para ketua bagian Program Kekhususan yaitu  Rahmad Hendra, SH., Mkn ( Ketua bagian Perdata ), Zulfikar Jaya Kusuma SH.,MH ( Ketua bagian Hukum Internasional ), Mukhlis SH.,MH ( Ketua bagian Hukum Pidana ), Junaidi SH.,MH. ( Ketua Bagian HTN ). Antusiasme dari mahasiswa juga terlihat begitu besar, banyak pertanyaan – pertanyaan yang sangat inspiratif bagi mahasiswa lain dalam memilih program kekhususan. Dari kata sambutan yang dibacakan Dekan Fakultas Hukum UR Ibu Prof, Dr. Sumarni, SH, MH terasa dukungan yang begitu besar atas terlaksananya acara ini. ” acara diskusi PK yang diselenggarakan BEM FH sangat membantu pihak fakultas untuk mengakomodir berbagai pertanyaan dari mahasiswa khususnya semester IV yang akan memulai mengambil program kekhususan” tegas pembantu Dekan I ibu Gusliana HB, SH, M.Hum.

Dari acara tersebut diharapkan jika mahasiswa nantinya tidak salah dalam memilih program kekhususan yang sesuai dengan keinginan dan kemampuannya sehingga dapat dengan mudah mengikuti setiap mata kuliah nantinya.

Image

ImageImageImageImage

 

AGENDA : FORUM DISKUSI PK FAKULTAS HUKUM UR

Juni 20, 2012

STRUKTUR ORGANISASI BEM FH UR 2012/2013

Juni 19, 2012

Gubernur Mahasiswa

 

Irhamni

 

Wakil Gubernur Mahasiswa

 

M. Sadmi Al-Qayum

 

 

Sekretaris Umum

 

Bendahara Umum

 

Rahmat GM. Manik

 

Pika Julianti

 

Wakil Sekretaris I

Wakil Bendahara

 

Metia Winati Muchda

 

Ega Septianing

 

Wakil Sekretaris II

 

 

Yella Andriani

 

 

 

 

 

Dinas Penelitian, Pengembangan SDM dan Kajian Strategis

 

Kepala Dinas : Bambang Priyanto

Sekretaris       : Winda Sustya

Staff             

  1. Afrial Syarli
  2. Bobi Handoko
  3. Radius lase
  4. Wieke Syahputri
  5. Rut Lamria K.Tambunan
  6. Afrizal
  7. Gunawan Aineka  
  8. Redha Rahayu
  9. Novia Kusuma
  10. Nathasya Nadia
  11. Sere Intan Sinaga
  12. Muhammad Kudri

 

 

 

            

 Dinas Advokasi Hukum Dan Ham

 

Kepala Dinas  : Santi sirait

Sekretaris       : Syara Nurhayati

Staff

  1. Nawarin P. Situmeang
  2. Hanil Jannah
  3. Ronal Simon Helmut
  4. Angga Kurniawan A.p
  5. Yusrida
  6. Ricky King Damme. BB
  7. Ruth Oktaviana
  8. Martua Alex Ferguson S
  9. Fitria Ningsih

 

 

Dinas Sosial Budaya dan Pengabdian Masyarakat

 

Kepala Dinas  : Desy Anggraeni

Sekretaris       : Fitra Hidayat

Staff

  1. Berton Lowis Maychel
  2. Vida Rianita Ginting
  3. Aldy
  4. Raidah Rahayu
  5. Tri Novita Sari
  6. Melvia Gusti Nola
  7. Perancis Sihite
  8. Nadhira Amaliah
  9. Frengky
  10. Sunggul Situmorang
  11. Muhammad Sukroni

 

 

                                                                                                                                                          

 Dinas Informasi Dan Komunikasi

 

Kepala Dinas  : Riky Budiaji

              Sekretaris     : Adelia Yunita

Staff

  1. Raja Adil Siregar
  2. Eri Surya Wibowo
  3. Pramitha Yulianda
  4. Muhammad Fahrurrozi
  5. Rizqah Zikrillah Aulia
  6. Wulan Ayu Lestari
  7. Tiara Rahma Safitri

           

 
 

Dinas Minat Dan Bakat

 

Kepala Dinas  : Riski Wandy Hasibuan

Sekretaris       : Tike Murti Sari Dewi

Staff

  1. Siti Suhaina
  2. Ahmad Ade Saputra
  3. Fadly Hedy H
  4. Bayu Sukma Irawan
  5. Joshua Gilang Yosse s
  6. Arista Wahyudi

 

 

 

  

Divisi Olahraga

 

Kadiv Olahraga

Arizano

Staff  Sepak Bola

Staff  Futsal

  1. Fajri Yandi
  2. Maruli Tua

 

Frans Bragent S

 

Staff catur

                     Staff volley

Yakub Frans S

Alfian Harris

Sraff Tenis Meja

 

Arif Rahmansyah

Bobby Ferly

Tri Apri yanto

 

 

Dinas Koperasi dan kewirausahaan

 

Kepala Dinas : Rizky Anlafater

 

Sekretaris

 

 

  1. Diana Dewi Setiawati
  2. Dewi Nababan

 

Bendahara

  1. Derry Imanda Prima
  2.  Nofriansyah

 

 

 

Anggota

  1. Natalia Florinda
  2. Mulia Sixtrianti
  3. M. Fathra Fahasta
  4. Asrini Julianti
  5. Rozi Oktri Novika
  6. Mentari Gemilang
  7. Siti Aisyah
  8. Jun Rahmadhani
  9. Lepina Rotua Sinaga
  10. M. Cahyana
  11. Khairun Nisa
  12. Devi Wulan tari
  13. M. Tahir Hutasuhut
  14. Lestari Anggraeni
  15. Devi Astripa Ningrum
  16. Grace
  17. Putri Kumala Sari
  18. T. Yusuf Hanifah
  19. Andi Matias Geova Barutu
  20. Lylys Suryani Sinaga
  21. Handy Sanny

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KRONOLOGIS KERUSUHAN KONGRES MAHASISWA UNIVERSITAS RIAU XIX

Juni 19, 2012


Image

1.    Bahwa pada hari Kamis tanggal 7 Juni 2012 telah dilaksanakan Kongres Mahasiswa Universitas Riau ke XIX bertempat di aula P3NFI Gobah. Pada awalnya sidang berlangsung aman dan tertib, tetapi tiba-tiba datang beberapa kelompok mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi tentang status kepesertaan, Panitia dan SC coba menjelaskan tapi masa yang cukup besar itu tidak menerima sehingga sidang berakhir chaos sekitar pukul  18.00 WIB. Atas dasar pertimbangan kondisi yang tidak kondusif dan mengkhawatirkan terjadinya kejadian yang tidak di inginkan Stering Comitte (SC) memutuskan agar Kongres di Scorsing sampai suasana kondusif.

 

2.    Bahwa pada hari Jum’at tanggal 8 Juni 2012 telas terjadi aksi demonstrasi oleh mahasiswa yang mengatas namakan Forum Mahasiswa penyelamat kongres di beberapa titik di Kampus Universits Riau, puncaknya pada pukul 15.30 wib  massa aksi mendatangi  BLM Universitas Riau dengan tujuan menutut kepada SC untuk melajutkan Kongres, tapi karena SC tidak berada ditempat massa aksipun melakukan aksi perusakan plang nama BLM Universitas Riau dan melakukan penutupan jalan didepan Sekretariat BLM dengan membakar ban bekas.

 

3.  Bahwa pada hari Sabtu tanggal 9 Juni 2012 telah terjadi aksi demonstrasi di Rektorat Universitas Riau yang merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya dengan tuntutan yang sama.

 

4.  Bahwa pada hari sabtu tanggal 9 Juni 2012 SC menyatakan bahwa Kongres belum dapat dilanjutkan  dikarenakan kondisi yang belum kondusif untuk pelaksanaan Kongres, SC merupakan pihak yang memiliki hak untuk memberi pertimbangan terkait kelanjutan pelaksanaan Kongres sebagaimana yang tercantum dalam PUOK dan peraturan Pemira Universitas Riau.

 

5.   Bahwa pada hari Senin tanggal 11 Juni 2012 kongres kembali dilanjutkan, mulai pada pukul 08.00 wib bertempat di Aula Ahmad Yani Komplek Baterai Q Marpoyan. Kongres tersebut dihadiri oleh mayoritas  Perwakilan Fakultas dan UKM Se-UNRI. sehingga ke absahan kongres adalah Sah sesuai denga Peraturan PEMIRA Universitas Riau.

 

6.    Bahwa pada pelaksanaan Kongres tersebut diatas pada awalnya berlangsung tertib dan aman. Sekitar pukul 12.30 massa yang menolak Kongres mendatangi lokasi kongres dan kembali meminta kongres untuk dihentikan. Sehingga kondisi kongres menjadi tidak kondusif sehingga pada pukul 14.000 wib kongres kembali di scorsing. Hal itu diakibatkan suara sudah mengarah pada bentrokan fisik dan juga argument massa anti kongres yang mengatakan kongres illegal karena tidak mengantongi izin dari Rektorat dalam pelaksanaannya. Walaupun secara aturan kelembagaan mahasiswa pelaksanaan sidang/kongres mahasiswa tidak memerlukan izin dari Rektorat dalam pelaksanaannya.

 

7.     Bahwa pada hari Selasa sore tanggal 12 Juni 2012 telah ada pertemua PR3, PD3 Se-UNRI dan SC dengan menghasilkan keputusan: Kongres Mahasiswa yang telah berjalan adalah sah dan hasilnya tidak perlu dipermasalahkan, Kongres mahasiswa akan dilanjutkan pada Hari Rabu tanggal 13 Juni 2012  pukul 08.00 wib atau pukul 13.00 wib. Terkait aspirasi mahasiswa FAPERIKA tentang status BEM dan BLM nya akan dibahas di Komisi Khusus pada saat kongres.

 

8.    Bahwa pada malam harinya tanggal  12 Juni 2012, PD3 Fisip mengadakan pertemuan dengan perwakilan mahasiswa Faperika dan lainnya, yang juga merupakan amanah dari pertemuan PD3 se-universitas Riau guna menyampaikan hasil keputusan yang telah ada. Tetapi pertemuan yang seyogyanya sebagai sarana menyampaikan informasi malah menjadi pengambilan keputusan yang bertolak belakang dengan keputusan yang telah diambil oleh Forum PD3, yang mana Kongres mahasiswa dinyatakan tidak dapat dilaksanakan karena ada beberapa hal yang belum ada kejelasan informasinya dan adanya penyampaian bahwa apabila kongres tetap dilanjutkan maka akan terjadi bentrokan antara massa yang pro dan kontra pelaksanaan kongres mahasiswa.

 

9.     Bahwa Pada hari Rabu Tanggal 13 Juni 2012 Pagi pukul 08.00 hingga pukul 09.45 telah terjadi aksi Demonstrasi Ratusan Massa Mahasiswa perwakilan seluruh Fakultas Se-UNRI yang mengatas namakan Aliansi Mahasiswa Penyelamat Kongres bertempat di Rektorat UNRI dengan Tuntutan: Mendesak Pihak Rektorat tidak mengintervensi Kongres Mahasiswa UNRI yang merupakan Forum tertinggi Mahasiswa UNRI, Mendesak SC dan Panitia agar tegas dan tidak mudah terintervensi oleh pihak manapun, Mendesak SC dan Panitia untuk melanjutkan Kongres mahasiswa, dan Mendesak semua Pihak untuk menyukseskan Kongres mahasiswa dengan demokratis dan Tanpa Anarkis.

 

10. Bahwa Pada hari Rabu Tanggal 13 Juni 2012 Pukul 10.30 Kongres Mahasiswa dilanjutkan dengan mengundang seluruh delegasi yang berhak bertempat di aula BPTP marpoyan. Kongres selesai dilaksanakan pada pukul 12.45 dengan terpilihnya Toni Era Wijaya Sebagai ketua Umum BLM UNRI periode 2012-2013.

 

11. Bahwa pada Hari Rabu Tanggal 13 Juni 2012 Pembantu Rektor III mengundang PD3 Se-UNRI, SC, Panitia dan Perwakilan Mahasiswa Faperika untuk rapat pada pukul 16.00 membahas kelanjutan kongres Mahasiswa, padahal kongres mahasiswa sudah selesai pada siang harinya.

 

12.  Bahwa pada hari Rabu Tanggal 13 Juni 2012 pukul 16.00 dilaksanakan rapat PR III, PD3 Se-UNRI, SC, Panitia dan Perwakilan Mahasiswa Faperika bertempat diruang PR3 lantai 2 Rektorat UNRI. Di luar ruangan PR3 telah ada massa Anti Kongres sebanyak lebih kurang 30an yang mengawal jalan pertemuan agar tetap menetapkan kongres tidak bisa dilaksanakn dan dianggap tidak sah. Sementara diluar rektorat masa pendukung kongres yang berjumlah 50an orang yang telah menyelesaikan tahapan pelaksanaan kongres mahasiswa  datang dan menuntut PR3 untuk mencabut keputusannya tentang penolakan pelaksanaan kongres dan menginginkan hasil yang telah ada untuk dapat diterima sebagai keputusan yang sah dan legal.

 

13. Bahwa sekitar pukul 16.45 Massa Pro Kongres  yang tidak kunjung diterima oleh PR3 memutuskan untuk naik ke lantai 2 rektorat untuk menyampaikan langsung aspirasi mahasiswa UNRI dari semua Fakultas tentang hasil kongres mahasiswa kepada Bapak Rahmad MT selaku PR3 Universitas Riau.

 

14. Bahwa saat masa pro kongres sampai dilantai 2 rektorat mereka disambut cacian dan makian oleh masa kontra kongres telah lebih dulu berada disana. Suasana yang tidak kondisif tersebut berubah menjadi ajang dorong-dorongan antara kedua kubu tersebut, bahkan sempat terjadi beberapa kali tindakan pemukulan antar kubu yang ada.

 

15. Bahwa sekitar Pukul 17.00 wib PR 3 keluar untuk menenangkan masa yang mulai tidak terkendali, tetapi itu tidak berpengaruh secara langsung. Selanjutnya PR 3 memerintah untuk massa yang ada turun kelantai satu dan cukup menunggu disana. Scurity pun langsung mengarahkan masa secara bertahap untuk turun, tetapi diluar dugaan tiba-tiba masa kontra Kongres bertambah 20an orang sehingga semakin menambah orang-orang yang ada disana. Massa pro dan kontra kongrespun terlibat bentrokan fisik. Tenaga pengamanan yang ada tidak sanggup lagi mengendalikan massa, sehingga seorang pegawai rektorat berinisiatif membubarkan masa dengan Racun Api. Setelah itu massa pun bubar, yang pro kongres lari kearah WC sebelah kiri  lantai 2 sedangkan masa kontra kongres turun kelantai 1.

 

16. Bahwa setelah itu masa pun terpisah, massa pro kongres bertahan dilantai 2. Saat massa pro kongres akan turun sesuai instruksi PR 3, tiba-tiba terjadi serangan secara frontal dari masa kontra kongres berupa lemparan batu dan keramik. Seluruh akses keluar rektorat ditutup dan dikuasai oleh massa kontra. Massa pro kongres hanya bias bertahan, tapi tak lama berjalan masa kontra kongres yang semakin banyak mendesak dan menyerang mass pro kongres dengan kayu dan lembaran batu hingga terdesak sampai ke lantai 3 rektorat Unri.

 

17.  Bahwa sejalan dengan proses pengepungan massa pro kongres pertemuan di ruang PR 3 terus berlanjut. Sekitar pukul 20.00 datanglah oknum yang mengaku alumni menjumpai PR3 melakukan Lobby yang tidak diketahui oleh SC dan panitia terkait apa pokok pembahasannya. Yang pada akhirnya semakin mengokohkan keputusan Untuk menolak hasil kongres yang ada.

 

18.  Bahwa proses pengepungan Massa pro kongres terus berlanjut hingga pukul 23.00 wib dengan beberapa kali terjadi lemparan batu dari masa kontra kongres yang ada dibawah. Kondisi massa pro kongres yang tertahan di lantai tiga cukup memperihatinkan, selain tertekan secara psikologis mereka juga harus menahan haus dan lapar karena tidak adanya pasokan makan dan minum, mereka juga kesulitan melaksanakan kewajiban sholat karena ruangan yang ada direktorat sudah terkunci. Hal itu terjadi kurang lebih 7 jam, tanpa ada kejelasan tindakan dari pihak rektorat untuk mengeluarkan massa yang terkurung tersebut.

 

19. Bahwa pada pukul 23.00 wib, massa kontra kongres yang mengepung massa pro kongres semakin bertambah hingga mencapai jumlah kurang lebih 200 orang dengan berbagai senjata mulai dari kayu, clurit dan pisau. Sementara massa pro yang tertahan diatas hanya berjumlah 50an orang. Menyadari kondisi tersebut massa pro kongres kongrespun berinisiatif mempersenjatai diri dengan segala hal yang ada disekitarnya.

 

20. Bahwa  rekan-rekan dari massa Pro Kongres yang mengetahui bahwa rekan mereka sedang terkurung dan dalam kondisi berbahaya berinisiatif mengumpulkan massa untuk dapat membebaskan rekan mereka yang sudah terkurung  cukup lama dilantai 3 rektorat  dengan massa kurang lebih 150an orang.  Tapi massa yang ingin menyelamatkan/mengevakuasi massa pro kongres masih menunggu kedatangan dari pengamanan pihak Kepolisian yang telah disampaikan oleh pihak security, karena mereka juga menghindarkan terjadinya bentrokan yang akan semakin mempekeruh keadaan.

 

21. Bahwa Hingga sekitar Pukul 23.00 wib pengamanan dari pihak kepolisian tidak kunjung datang, sedangkan massa kontra kongres yang semakin banyak tiap menitnya sudah beranjak naik ingin melakukan penyerangan terhadap massa pro kongres yang tertahan dilantai 3 Rektorat Universitas Riau. Bentrokanpun tak terelakkan massa pro kongres yang jumlahnya kalah banyak terdesak dan hanya bisa bertahan dari lembaran batu dan pukulan kayu dari massa kontra kongres.

 

22. Bahwa, mengetahui keadaan rekan-rekannya dalam keadaan berbahaya. Massa pro kongres yang berkumpul didepan UP2B bergerak maju menuju rektorat guna menyelamatkan rekan-rekannya. Bentrokan pun pecah diluar dan didalam rektorat, pengamanan universitas riau tidak bisa berbuat banyak. Kondisipun semakin tidak terkendali, upaya untuk menghubungi pihak kepolisian dan rektorat percuma karena tidak ada jawaban pasti.

 

23.  Bahwa pada pukul 01.00 wib, massa kontra kongres berhasil dipukul mundur oleh massa  yang ingin menyelamatkan rekan mereka yang terkurung direktorat. Mereka yang dari tadi terkurung berhasil keluar dan bergabung dengan rekan-rekannya, sedangkan massa kontra kongres terdesak hingga di depan gedung BPTIK. Selain itu juga massa pro kongres bersama Scurity Unri berhasil mengamankan Provakator dari massa kontra kongres yang tidak sempat melarikan diri.

 

24. Bahwa pada pukul 01.00 wib setelah rektorat berhasil untuk dikondusifkan oleh massa pro kongres, Rektor Unri, PR 1, PD 3 F. HUkum  dan Pihak Kepolisian datang menemui massa pro kongres yang ada guna berdiskusi penyelesaian masalah kericuhan yang terjadi. Massa pun menerima tawaran diskusi tersebut.

 

25. Bahwa dalam diskusi tersebut pada garis besarnya rector akan mencoba menyelesaikan permasalahan ini secara langsung dan cepat serta meminta agar seluruh massa yang ada untuk segera membubarkan diri kembali kerumah masing. Merasa jawaban Rektor hanya bersifat normatif, masa ingin ada jaminan bahwa keputusan PR 3 yang menjadi sumber permasalahan ini dicabut dan kongres mahasiswa yang telah sesuai dengan aturan kelembagaan mahasiswa tersebut dinyatakan sah dan legal.

 

26. Bahwa pada saat terjadi diskusi dan belum menemukan titik temu, tiba-tiba terjadi serangan balik dari massa kontra kongres yang sudah kembali berkumpul didepan gedung BPTIK. Bentrokanpun kembali pecah, Rektor bersama pimpinan lainnya pun pergi menyelamatkan diri.  Bentrokan terjadi sampai pukul 02.30 wib.

 

27. Bahwa pada pukul 02.30 wib kondisi sudah mulai mereda, massa kontra kongres sudah tidak terlihat lagi. Massa pro kongres secara perlahan mulai meninggalkan lokasi rektorat untuk pulang. Tetapi diperjalanan menuju gerbang binakrida, tiba-tiba serangan kembali terjadi oleh massa kontra kongres yang jumlahnya bertambah banyak. Bentrokan pun kembali terjadi hinggal pukul 04.30wib.

 

28. Bahwa karena massa pro kongres yang sudah banyak bubar dan kalah jumlah akhirnya ditawarkan untuk menghentikan pelemparan batu, pada awalnya proses negosiasi perdamaian berlangsung aman. Tetapi tiba-tiba serangan batu dalam jarak yang cukup dekat kembali terjadi hingga massa pro kongres terpukul mundur dan tidak mungkin bisa melawan lagi. Lemparan batupun terus terjadi, massa kontra kongres berhasil menangkap 5 orang massa pro kongres dan membawanya ke Rektorat Unri. Sepanjang perjalanan 5 orang massa pro kongres  yang mereka tangkap mengalami pemukulan dan penganiayaan.

 

29. Bahwa 5 orang massa pro kongres yang berhasil ditangkap adalah : Jefriady (F. Teknik), Izzudin (F. Teknik), Ali Thamrin (F. Teknik), Marwan (Faperta) dan Hervana Wahyu. P (F. Hukum). Dan baru dilepaskan melalui negosiasi dengan pihak security pada pukul 06.00 wib dengan kondisi babak belur akibat pukulan dan tendangan serta hantaman benda lainnya.

 

30.   Bahwa tindakan pemukulan tersebut telah dilaporkan kepihak  Kepolisian Sektor Tampan, dan menuju proses berikutnya. Demikianlah kronologis Kongres Mahasiswa Universitas Riau.